Tekno

Ingin Transparan, Twitter Umbar Kode Sumber Perusahaan ke Publik

CEO Twitter Elon Musk berat bab agenda memberi beberapa duaja asal (source code) tergantung koordinasi sugesti twit yang dipakai bagi Twitter.

Duaja berkuasa yang disebutkan sebelumnya lazimnya memerankan “rahasia” kongsi. Walaupun begitu, Twitter kini memberikan source code miliknya di garis haluan berbagi duaja perancangan kondang, GitHub.

Source code hak Twitter ini dipublikasikan dalam dwi repositori di halaman GitHub. Duaja asal yang diungkap, cacat satunya sistem Twitter dalam mengatur twit yang dilihat konsumen di tab For You.

Di blog sah Twitter, bagian kongsi merinci maka pengumuman ini ditujukan biar Twitter dapat lewat jernih borong lebih preventif kekuatan ancaman yang prospek benih berlangsung di Twitter atau ke konsumen.

“Sama rilis ini, ana bermaksud buat mendekati derajat kejelasan setara bisa jadi, sama membebaskan duaja apapun yang bisa memudaratkan kebahagiaan lalu isolasi konsumen ataupun memberikan perlindungan garis haluan dari pelaksana kejelekan, merupakan memusnahkan penyalahgunaan lalu pelecehan erotis awing,” catat Twitter di blog resminya.

Baca :  Telkomsel Orbit Punya Paket Khusus Entertainment mulai Rp 25.000

Di lain harapan, Musk dalam satu konvensi konsultasi Twitter Space ngasih keterangan lewat berumur tergantung rilis yang telah diunggah kongsi ke blog resminya.

“Rilis ana yang membicarakan algoritma (kasat mata) sepan memfadihatkan lalu konsumen bakal cipta berjibun kejadian. Walaupun begitu, ana bakal cepat memperbaikinya sama banter,” kata Musk dalam sebuah forum Twitter Space.

“Kian andaikan Sampeyan enggak putus kata tergantung kira-kira situasi, sedikitnya Sampeyan menjadi tahu kok situasi itu bertunas lalu enggak secara berselindung dimanipulasi,” berumur Musk.

Berikut, Musk saja pengennya maka Twitter mengamalkan gaya yang saja diterapkan bagi Linux, pelaksanaan yang mengamalkan koordinasi aplikasi berburai (telaten source). Aci-aci, buat meninggikan kebahagiaan lalu asilum fakta konsumen.

Musk menerangkan maka ikhtiar kejelasan yang kemungkinan dilakukan enggak cuma buat mendandani kejadian bug, lamun saja anjuran tergantung dengan jalan apa algoritma Twitter semestinya berdinas, begitu juga dihimpun KompasTekno dari Tech Crunch, Selasa (4/4/2023).

Related Articles

Back to top button