Travel

Apakah Boleh Menerima Tamu di Hotel? Simak 5 Aturannya

 Terdapat beberapa garis yang patut dipatuhi penjaga losmen. Galat satu yang lagi berjibun menjabat interogasi merupakan, apakah ada memberi hadirin di losmen?

Jam berjalan ke asing metropolitan, separuh bangsa membuat pilihan bermalam di losmen. Kebanyakan, paksa lawatan ke asing metropolitan dimanfaatkan buat bersemuka handai ataupun ahli yang durasi enggak dijumpai.

Akibat awal itu, enggak nyenyai penjaga losmen memberi lawatan dari hadirin lain yang enggak bermalam di losmen yang disebutkan sebelumnya.

Apakah ada memberi hadirin di losmen?

Pertanyannya, apakah ada memberi hadirin di losmen? Perhatikan ulasannya bersama-sama ini kaya dihimpun Kompas.com dari beberapa pengelolaan losmen.

Bagaikan anotasi, tiap losmen menyimpan kecendekiaan sendiri-sendiri bercantuman sama lawatan hadirin. Akibat awal itu, andaikan sampeyan bakal memberi lawatan handai ataupun ahli selaiknya bersoal menjumpai resepsionis mengantuk apakah ada memberi hadirin di losmen?

1. Penduduk losmen ada memberi hadirin

Secara umum, penjaga losmen ada memberi lawatan hadirin lain yang enggak bermalam di losmen yang disebutkan sebelumnya.

Berita yang disebutkan sebelumnya disampaikan bagi Marketing Communication Manager Holiday Inn Jakarta Kemayoran, Priska Andriani.

“Pelawat diperbolehkan memberi hadirin di losmen,” ujarnya menjumpai Kompas.com, Sabtu (20/5/2023).

Seirama, Marketing Communication Manager Mercure Bandung City Centre, Dyah Annisa lagi menjelaskan maka penjaga losmen ada memberi lawatan hadirin.

2. Apakah ada bersemuka di bilik? 

Ilustrasi kamar hotel.Unsplash/Vojtech Bruzek Penjelasan contoh bilik losmen.

Andaikan penjaga losmen berhal memberi lawatan hadirin, interogasi seterusnya merupakan dimana kedudukan percakapan? Apakah ada penjaga losmen membopong hadirin ke bilik?

Terdapat beberapa losmen yang mengekang penjaga membopong hadirin lain ke bilik, kaya yang absah di Holiday Inn Jakarta Kemayoran. Priska menjelaskan pemali ini bertekad menghindari masalah yang enggak diinginkan.

“Pelawat losmen enggak termakbul membopong hadirin lain ke daerah bilik buat kesentosaan hadirin yang disebutkan sebelumnya, lantaran buat lebih preventif situasi yang enggak diharapkan,” kata Priska.

Melainkan, terdapat beberapa losmen yang mengizinkan penjaga membawa hadirin lain ke bilik. Sama pembatasan, hadirin lain yang disebutkan sebelumnya patut menempah ranjang suplemen (extra bed) andaikan telah melampaui daya serap yang ditentukan.

Galat satu losmen yang memberlakukan kanun yang disebutkan sebelumnya merupakan Mercure Bandung City Centre. 

“Pelawat yang bermalam maksimum ganda anak buah masa lalu satu anak cucu di kecil 12 musim sama memerlukan bed yang telah terdapat. Andaikan terdapat adendum satu anak buah juga, bahwa sama memerlukan extra bed,” terbuka Dyah.

 
 
 

 
 
Cendang postingan ini di Instagram

 
 
 
 

 
 

 
 
 

 
 

Satu pengantar dibagikan bagi Kompas Travel (@kompas.travel)

Baca :  Pesona Curug Sodong, Air Terjun Kembar di Geopark Ciletuh

Related Articles

Back to top button